Bagi sebahagian orang, kehidupan adalah tentang bagaimana mereka dilihat orang. Anggapan itu menyebabkan banyak orang yang beramai-ramai ingin terlihat wah di mata orang kita ini kaya. Memakai barang-barang mewah, gaya hidup yang ‘stylish’, hingga menghamburkan wang untuk hal yang tidak penting.

“Wei takkan pakai handphone lama. Tukarlah yang paling latest. Baru orang pandang kita ni siapa.”

Padahal, tindakan macam ini akan mengancam kestabilan struktur kewangan seseorang di masa depan.

Alangkah baiknya jika orang menyimpan kekayaannya sendiri dan tampil sederhana dengan apa ada adanya. Orang-orang seperti ini akan memilih gaya hidup di bawah kemampuan mereka sebenarnya. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan menerapkan gaya hidup di bawah kemampuan finansial yang sebenarnya, diantaranya:

  1. Tabungan Bertambah Banyak

Saat seseorang tekad untuk gaya hidup di bawah kemampuan finansial sebenarnya, maka orang tersebut akan menggunakan wang seminimal dan seefisien mungkin. Wang yang ia perolehi dari hasil kerja kerasnya tidak semuanya akan ia belanjakan atau bayar ansuran bulanan yang tingggi.

Ia akan memilih untuk membeli barang-barang yang benar-benar penting dalam hidupnya, dan tidak akan membeli barang-barang tidak berguna hanya ingin dilihat kaya oleh orang lain. Akibatnya, pendapatan yang ia perolehi dapat disimpan secara maksima.

  1. Mengurangkan Stress

Ada kalanya hidup akan mengalami hal yang pahit, misalnya saat tiba-tiba seseorang dipecat dari pekerjaannya. Secara umumnya ia akan merasa stress kerana merasa jumlah pendapatannya akan berkurang drastik. Hal ini tidak akan terjadi kepada seseorang yang bergaya hidup yang minimal.

Dia yang memiliki gaya hidup minimalis sebenarnya memiliki total perbelanjaan yang jauh lebih rendah dari pendapatan yang ia terima. Saat ia kehilangan maka ia akan merasa tenang saja disebabkan komitmen hutang yang sedikit.

  1. Masalah Besar akan Menjadi Masalah Kecil

Manusia pasti dihadapkan berbagai keperluan, mulai dari yang kecil sehari-hari hingga keperluan besar seperti ‘renovate’ rumah. Jika simpanan seseorang di bank sedikit, maka ia akan menghalang kehendaknya.

Akibatnya, hal tersebut akan menjadi masalah besar. Berbeza dengan seseorang yang memiliki gaya hidup minimalis, ia akan memiliki tabungan yang banyak, sehingga keperluan besar dalam hidupnya akan dengan mudah dapat dipenuhi.

  1. Biaya Pengajian Tinggi Menjadi Ringan

Anak adalah ‘investment’ masa depan. Semakin anak berpendidikan tinggi, maka semakin baik pula prospek pekerjaan Si Anak. Saat anak memiliki pekerjaan bagus dengan gaji yang lumayan, tentu kehidupan ekonomi keluarga juga akan ikut bertambah baik.

Menghantar anak mendapatkan pendidikan tinggi tentu bukan dengan biaya yang murah. Kos pengajian dan sara hidup di universiti juga semakin tinggi. Hal ini tentu sangat berat bagi orang tua yang menerapkan gaya hidup tinggi.

Sebaliknya, bagi orang tua yang menerapkan gaya hidup minimalis, biaya pendidikan anak akan menjadi mudah. Hal ini kerana orang tua tersebut sudah memiliki tabungan yang banyak dan dapat digunakan untuk membiayai pendidikan anaknya.

  1. Bebas Hutang

Orang yang mempunyai prinsip hidup ingin dilihat orang, tentu ingin memiliki barang-barang mewah untuk membuat orang lain terkesan. Misalnya kereta mewah, makan di tempat urban dan berhutang peribadi dari orang lain.

Hidup penuh hutang tentu bukanlah impian hidup semua orang. Selain menganggu ketenangan hidup, tentu juga akan menjadi ‘buah mulut’ banyak orang. Oleh sebab itu, bebas hutang adalah salah satu kondisi mewah dalam hidup. Dan ia dimiliki oleh orang yang hidup secara minimalis.

  1. Bercuti dengan Bebas

Bagi sebahagian orang, bercuti adalah salah satu hal yang wajib. Selain menghilangkan stress, aktiviti ini juga dapat menambah pengalaman dan kenangan. Namun sayangnya, percutian mungkin menjadi sesuatu yang berat saat seseorang tidak memiliki wang.

Namun orang yang mengadoptasi gaya hidup minimalis tidak risau hal tersebut. Mereka akan tetap mampu bercuti ke tempat impian mereka tanpa perlu memikirkan kos perjalanan serta percutian.

  1. Dapat Lebih Banyak Beramal

Salah satu kebahagiaan yang tidak disedari oleh kebanyakan orang adalah kebahagiaan membantu orang. Saat membantu, orang yang dibantu pasti merasa bahagia. Rasa bahagia tersebut akan datang kembali kepada orang yang membantu, karena memang rasa bahagia begitu sifatnya.

Orang yang menerapkan gaya hidup minimalis akan memiliki wang yang banyak untuk beramal. Selain mendatangkan kebahagiaan, bersedekah juga mendatangkan banyak pahala. Keuntungan terbesar dari sedekah adalah membuka kunci-kunci rezeki.

Ustaz Ebit Lew antara contoh orang kaya yang selalu ringan tangan bantu orang dalam kesusahan,

Itulah 7 keuntungan yang dapat diperoleh saat menerapkan gaya hidup minimalis. Secara keseluruhan, keuntungan yang akan diperolehi adalah rasa tenang dan bahagia saat menjalani hidup. Gaya hidup di bawah kemampuan sebenarnya akan mendatangkan kesederhanaan dan mendatangkan banyak kebahagiaan.